Leger Jalan

LEGER JALAN

Apa itu leger Jalan?

Istilah leger yang berasal dari legger (Belanda) maknanya sama dengan register. Jadi, untuk istilah leger jalan dapat dipertimbangkan pemakaian induk jalan sebagai padanannya.

leger (jalan) bermakna ‘catatan tentang perkembangan ruas jalan”, misalnya pada tahun 1950 jalan yang belum diaspal panjang 2 kilometer dan lebar 4 meter, sedangkan pada tahun 1980 jalan yang sudah diaspal panjang 3 kilometer dan lebar 6 meter.

(sumber:http://id.wikisource.org/wiki/Buku_Praktis_Bahasa_Indonesia_1/Istilah#Adakah_padanan_untuk_istilah_final_engineering.2C_as_built_drawing_dan_leger_dalam_bahasa_Indonesia.3F)

Payung hukum kegiatan leger jalan adalah Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 78/PRT/M/2005 Tentang Leger Jalan dan Surat Keputusan Direktur Jenderal Bina Marga No. 011/BM/2008 tentang Pedoman Leger Jalan.

Leger Jalan disajikan berupa kartu yang dibuat pada kertas yg berukuran A3, dengan mengunakan jenis kertas yang tidak mudah memuai atau menyusut oleh pengaruh cuaca ( Kertas khusus )

Kegiatan leger jalan diantaranya :

1.survei topografi,

2.pengumpulan data perkerasan jalan,

3.bangunan pengaman dan pelengkap jalan,

4.perlengkapan jalan, dan

5.utilitas publik sekitar badan jalan sampai pada daerah pengawasan jalan baik utilitas publik di  atas permukaan jalan maupun yang ada di bawah permukaan jalan, data luas rumija dan harga/nilainya (NJOP), nilai perwujudan jalan serta rincian lainnya

6.dokumentasi jalan

Survei topografi

Tujuan pengukuran topografi adalah mengumpulkan data koordinat dan ketinggian permukaan tanah sepanjang rencana trase jalan di dalam koridor yang di tetapkan untuk penyiapan peta topografi, peta ini akan digunakan untuk Pelaksanaan Inventarisasi Leger Jalan dan Jembatan.

Bagan alir kegiatan survey topografi

Survey topografi dimulai dengan memasang patok leger jalan atau bench marck, sebagai titik ikat dan referensi untuk pengukuran.

Pengumpulan data perkerasan jalan

Kegiatan ini inventarisasi kondisi jalan yaitu pendataan kondisi permukaan jalan dan tebal lapisan perkerasan jalan.

penyelidikan lapisan perkerasan jalan

H. Pencatatan bangunan Pengaman dan Pelengkap Jalan

Ukuran/dimensi dan posisi bangunan dan pelengkap didapat dengan cara pengukuran situasi jalan. Sedangkan untuk mengetahui jenis dan kondisinya ditentukan dengan cara visual.

Bangunan pelengkap dan pengaman yang diinventarisir dan dicatat adalah :

  • Gorong gorong
  • Bronjong
  • Guard Rail
  • Talud Patok Km
  • Patok Hm
  • Patok Leger (Bench March)
  • Rambu – rambu
  • Marka Jalan
  • Traffic light
  • Halte

Pengumpulan Bangunan Utilitas Publik

Data perlengkapan jalan dan utilitas publik didapat pada waktu melakukan pengukuran situasi jalan dan dapat diambil dari instansi terkait.

Perlengkapan Jalan yang diinventarisir dan dicatat adalah :

Utilitas publik yang diinventarisir dan dicatat adalah :

  • Jaringan dan Tiang Listrik
  • Jaringan dan Tiang Telpon
  • Jaringan Gas (jika ada)
  • Jaringan Air Minum (PAM)
  • Halte

Pengumpulan data nilai jual tanah disepanjang koridor jalan

Selain mencari data NJOP pada instansi terkait (KP-PBB), juga melakukan wawancara dengan penduduk setempat tentang harga (pasar) tanah pada umumnya disekitar lokasi.

Pengambilan Foto Dokumentasi

Pengambilan foto dokumentasi leger jalan dilakukan per 750 (tujuh ratus lima puluh) meter untuk luar kota dan per 375 (tiga ratus tujuh puluh lima) meter untuk dalam kota mulai dari titik awal sampai akhir ruas jalan (pada posisi kilometre awal dan kilometre akhir ruas jalan), pada posisi kilometre awal dan kilometre akhir segmen ruas jalan, disesuaikan dengan perpotongan segmen gambar dan diambil dari arah km kecil. Posisi pengambilan foto diusahakan pada sumbu jalan, agar situasi jalan terekam sampai daerah pengawasan jalan.

Pengambilan foto dokumentasi jembatan dari arah km kecil (arah depan jembatan) dan dari arah hulu / hilir jembatan (dipilih yang paling memungkinkan).

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

open house 2010

open house tahun ini bertemakan Menyambut Era Globalisasi Melalui Cakrawala Technopreneur diadakan hari selasa hingga kamis, 15-17 juni 2010 bertempat di pelataran parkir kampus UNIKOM.

(yg lain berdoa ini kok malah senyum2,heheh..)

(masih persiapan jadi deh kosong stannya :P )

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

Lapisan Pondasi Bawah

ada 2 sistem konstruksi lapisan pondasi bawah perkerasan jalan yaitu :

  1. sistem telford
  2. sistem macadam

Thomas Telford (1757-1834) adalah seorang insinyur Skotlandia yang ahli dalam pembuatan jembatan lengkung dari batu, menciptakan konstruksi perkerasan jalan yang prinsipnya seperti jembatan lengkung.

Prinsip tersebut yaitu menyusun batu-batu belah yang dipasang berdiri secara berdesakan, dan pemasangannya menggunakan tangan. Konstruksi ini sangat berhasil dan kemudian disebut Sistem Telford.

Sistem telford banyak dimanfaatkan di Indonesia, khususnya pada jalan-jalan pedesaan.

John Loudon McAdam 1756-1836, adalah seorang insinyur dalam bidang pembuatan perkerasan jalan berkebangsaan Skotlandia. Dia menemukan sistem konstruksi perkerasan jalan dengan prinsip tumpang tindih dengan menggunakan batu-batu pecah ukuran 3 inci yang kemudian disebut dengan Sistem Makadam

Perkerasan sistem ini sangat berhasil dan merupakan prinsip pembuatan jalan sacara masinal.

sumber : wikipidia,dll

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

Perkerasan jalan

Perkerasan jalan adalah campuran antara agregat dan bahan pengikat yang digunakan intuk melayani beban lalu lintas. Agregat yang dipakai adalah batu pecah atau batu belah atau batu kali ataupun bahan lainnya. Bahan ikat yang dipakai adalah aspal, semen ataupun tanah liat.

Jenis perkerasan

Berdasarkan bahan ikat perkerasan jalan dikelompokkan atas:

[sunting] Perkerasan lentur(flexible pavement)

Lapisan perkerasan jalan

Adalah perkerasan yang menggunakan bahan ikat aspal, yang sifatnya lentur terutama pada saat panas. Aspal dan agregat ditebar dijalan pada suhu tinggi (sekitar 100 0C). Perkerasan lentur menyebarkan beban lalu lintas ketanah dasar yang dipadatkan melalui beberapa lapisan sebagai berikut

  • Lapisan permukaan
  • Lapisan Pondasi atas
  • Lapisan pondasi bawah
  • Lapisan tanah dasar

[sunting] Perkerasan kaku (rigid pavement)

Perkerasan kaku/rigid

Adalah perkerasan yang menggunakan bahan ikat aspal, yang sifatnya kaku. Perkerasan kaku berupa plat beton dengan atau tanpa tulangan diatas tanah dasar dengan atau tanpa pondasi bawah. Beban lalu lintas diteruskan keatas plat beton. Perkerasan kaku bisa dikelompokkan atas:

  1. Perkerasan kaku semen yang terbuat dari beton semen baik yang bertulang ataupun tanpa tulangan
  2. Perkerasan kaku komposit yang terbuat dari komposit sehingga lebih kuat dari perkerasan semen, sehingga baik untuk digunakan pada landasan pesawat udara di Bandara.

sumber : wikipidia

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

kunjungan ke open house PUSAIR

memenuhi undangan dari kegiatan open house PUSAIR jl. juanda no.193 bandung, teman-teman dari

angkatan 07  & 08 tadi hari ini tgl 10/3/2010, berkunjung untuk melihat hasil penelitian dan pengembangan sumber daya air PUSAIR dengan tema “inovasi teknologi penunjang pengelolaan sumber daya air untuk percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat”.

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

praktikum IUT

praktikum iut dilaksanakan di sekitar kampus unikom dengan menggunakan alat waterpass dan theodolite DT2. Hal pertama yang dipelajari adalah :

1. Mengamati dan Mencoba Memfungsikan Bagian-bagian
Alat Ukur Waterpas dan Theodolite
2. Mencoba Mengoperasikan Alat Ukur Waterpas dan Theodolite

waterpass                          theodolite

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

kegiatan bulan januari 2010

1. praktikum mekanika tanah
dilaksanakan untuk angkatan 2007, kegiatannya antara lain :
- uji casagrande
- uji konsolidasi tanah
- uji CBR
- uji berat jenis
- dll

2. seminar kerja praktek
kegiatan akan dilaksanakan akhir bulan januari 2010 yang diikuti oleh 9 mahasiswa.

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

open house

kegiatan ini dilaksanakan secara berkala pada bulan mei untuk memperkenalkan fakultas-fakultas di universitas komputer indonesia termasuk fakultas teknik jurusan teknik sipil. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 13-16 mei 2009 menampilkan seluruh potensi dari masing-masing fakultas yang membawa suasana akademika yang dinamis.

kita dari teknik sipil unikom selalu siap berkarya membangun bangsa :p

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

seminar judul/proposal tugas akhir (TA)

temen2 yang telah mengambil kesempatan untuk memajukan proposal tugas akhirnya. (8 dan 24 april 2009)

1. ratu fenti k, ‘Kajian Penggunaan Software SAP 2000 untuk menghitung baja dingin’.

2. iman hidayat,’ pengembangan software perhitungan produktivitas alat berat pada pekerjaan pemindahan tanah mekanik terhadap waktu dan biaya’

3. budi kurniawan,’analisis kinerja ruas jalan kota bandung’

4. eka ahmad,’pengujian kuat tekan beton dengan memanfaatkan bubuk logam

5. andrian fendi suseno,’analisis balok baja castilasi dengan balok baja biasa

6. angga purnama,’ analisis kebutuhan parkir

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

kegiatan bulan maret

ada 3 kegiatan yang dilakukan yaitu :

- praktikum beton

100_01352

- praktikum mektan

100_01942

- praktikum jalan

100_0166

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar