Tugas 2 Rekayasa Transportasi

1. Jelaskan kebijakan transportasi publik yang ada di kota Bandung

2. Jelaskan tujuan dari perencanaan transportasi

3. Apakah yang dimaksud dengan Traffic Counting (TC)?

4. Menurut Anda apa yang menyebabkan kemacetan di kota Bandung?Jelaskanlah

7 pemikiran pada “Tugas 2 Rekayasa Transportasi

  1. jawaban no 2
    2. tujuannya agar transportasi kita kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi dan tidak ada lagi masalah masalah yg terjadi di transportasi kita

    jawaban no 3
    3.traffic counting adalah teknik mengitung jumlah kendaraan yg melintas disuatu jalan

    jawaban no 4
    4. a.kepadatan kendaraan yg melintasi kota bandung
    b.traffic light yg pengaturannya kurang bagus
    c.banyak kendaraan yg parkir sembarangan

  2. Jawaban No 2 tujuannya agar transfortasi kota-kota kedepannya menjadi baik dan tidak ada lagi maslah-maslah yg terjadi tranportasi kitaa
    Jawaban No 3. Traffic Counting adalah teknik menghitung jumlah kendaraan yang melintasi disuatu jalan.
    Jawban no3.
    A. Kurang perebaran jalan.
    B. Banyak parkir sembarangan.
    C. Kepadatan lendaraan yang melintasi kota bandung
    D. Populasi kendaraan menjadi lebih banyak.
    E. Trafficlight dipengaturannya tidak seimbang..

  3. 2. suatu perencanaan kebutuhan prasarana transportasi seperti jalan, terminal,
    pelabuhan, pengaturan serta sarana untuk mendukung sistem transportasi yang
    efisien, aman dan lancar serta berwawasan lingkungan.

    3. Menghitung/mencacah jumlah kendaraan yang melewati pada suatu ruas jalan
    dalam waktu tertentu.

    4. yang menjadi permasalahan kemacetan di kota bandung adalah:
    – bahu jalan sering digunakan sebagai tempat parkir dan pedagang
    – minimnya moda dengan kapasitas besar untuk mengangkut banyak pergerakan
    penumpang dan barang sekaligus.
    – angkot ngetem, menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat

  4. Nama : Gilang Gumilar Dwi Saputra
    NIM : 13012006

    1.Dalam revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) 2010-2013 susunan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bandung disebutkan, salah satu kebijakan perencanaan tata ruang adalah mengembangkan sistem transportasi berbasis transportasi publik.angkutan massal yang dimaksud, antara lain, bus Transmetro Bandung dan kereta monorel.

    2. Tujuan dari perencanaan transportasi : untuk memperkirakan jumlah dan lokasi kebutuhan akan transportasi (jumlah perjalanan, baik untuk angkutan umum ataupun angkutan pribadi) pada masa yang akan datang (tahun rencana) untuk kepentingan kebijaksanaan investasi perencanaan transportasi. serta transportasi di masa mendatang lebih terstruktur dan benar-benar bisa berguna bagi masyarakat

    3. Suatu cara untuk menghitung jumlah kendaraan yang melintas

    4. 1)banyaknya volume kendaraan di kota bandung, karena semakin banyak volume kendaraan semakin penuh sesaknya jalanan oleh kendaran baik beroda dua ataupun lebih
    2)masyarakat saat ini lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi daripada angkutan umum, karena naik angkutan umum harga ongkosnya mahal serta banyak supir angkot yg ugal-ugalan dan kebanyakan “ngetem”
    3)lampu lalu lintas yg terkadang mati,
    4)memarkir kendaraan di sembarang jalan, serta parkir liar
    5)jika turun hujan jalanan di bandung banyak tergenang air
    6)kapasitas jalan terbatas. Beberapa ruas jalan pun dipaksa di- lintasi kendaraan besar.

  5. Randi Hidayat
    13012005

    1. Salah satu kebijakan perencanaan tata ruang adalah mengembangkan sistem transportasi berbasis transportasi publik.angkutan massal seperti bus Trans metro Bandung dan kereta monorel.

    2. Tujuan Dasar Perencanaan transportasi adalah untuk memperkirakan jumlah dan lokasi kebutuhan akan transportasi (jumlah perjalanan, baik untuk angkutan umum ataupun angkutan pribadi) pada masa yang akan datang (tahun rencana) untuk kepentingan kebijaksanaan investasi perencanaan transportasi.

    3. Suatu cara untuk menghitung jumlah kendaraan yang melintas.

    4. Jumlah kendaraan pribadi yang terus meningkat yang mungkin itu akibat dari kurangnya angkutan umum yang nyaman dan tepat waktu. Disisi lain juga banyak yang mengganggu fungsi jalan seperti PKL, parkir liar ataupun Mahasiswa yang lalu lalang seperti halnya di kampus Universitas Komputer Indonesia.

  6. 1. Perencanaan transportasi harus dikoordinasikan dengan wilayah administratif sekitar Kota Bandung sesuai dengan perkembangan kawasan Bandung. Kemacetan yang terjadi selama ini adalah salah satu dampak dari kurang matangnya perencanaan sistem transportasi. Salah satu penyebab kemacetan adalah meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi, padahal kapasitas jalan terbatas. Beberapa ruas jalan pun dipaksa di- lintasi kendaraan besar

    2. Tujuan dari perencanaan transportasi adalah untuk mencegah kekacauan dalam bidang transportasi seperti kemacetan, atau kurangnya akses transportasi yang pastinya mau tidak mau kedepannya kita akan mengalami hal tersebut. Jadi, perlu dilakukan perencanaan terlebih dahulu agar semuanya nantinya dapat berjalan dengan baik,

    3. TC adalah suatu cara untuk menghitung jumlah kendaraan yang melintasi satu ruas jalan dalam rentang waktu tertentu.

    4. Kemacetan di kota Bandung disebabkan tidak baiknya perencanaan transportasi yang dilakukan pada masa sebelum sekarang. Tidak adanya tindakan untuk antisipasi membludaknya jumlah masyarakat yang masuk ke kota Bandung setiap tahunnya. Seperti yang kita ketahui, Bandung adalah salah satu kota tujuan pelajar se-Indonesia. Dan dari riset yang telah dilakukan, terbukti bahwa setiap tahunnya lebih banyak yang masuk ke kota Bandung daripada yang keluar dari kota Bandung.

  7. jawaban no 1. Transportasi merupakan komponen utama dalam sistem hidup dan kehidupan, sistem
    pemerintahan, dan sistem kemasyarakatan. Kondisi sosial demografi s wilayah memiliki pengaruh
    terhadap kinerja transportasi di wilayah tersebut. Tingkat kepadatan penduduk akan memiliki
    pengaruh signifikan terhadap kemampuan transportasi melayani kebutuhan masyarakat. Di
    perkotaan, kecenderungan yang terjadi adalah menin gkatnya jumlah penduduk yang tinggi karena
    tingkat kelahiran maupun urbanisasi. Tingkat urbanisasi berimplikasi pada semakin padatnya
    penduduk yang secara langsung maupun tidak langsung mengurangi daya saing dari transportasi
    wilayah (Susantoro& Parikesit, 2004:14). Realitas transportasi publik di Surabaya sebagai satu
    bagian dari kota besar di Indonesia sudah menunjukkan kerumitan persoalan transportasi publik.
    jawaban no 2. Diawali dengan identifikasi awal kenapa perencanaan diperlukan, dilanjutkan dengan pengumpulan informasi mengenai pola perjalanan melalui survai asal tujuan beserta pengumpulan data sekunder, modelling dan dilanjutkan dengan membuat perkiraan permintaan dimasa yang akan datang. Selanjutnya dirumuskan kebijakan untuk menghadapi masa yang akan datang dan sebagai tahapan terakhir adalah penyusunan rumusan rencana yang akan dikembangkan pada masa yang akan datang beserta jadwal waktunya.
    jawaban no 3. traffik ncounting adalah alat untuk nmenghitung volume kendaraan yang lewat di jalan.
    jawaban no 4. yang menyebabkan kemacetan di kota bandung adalah dikarenakan lahan jalan yang sering digunakan oleh pedagang kaki lima, intinya adalah banyak masyarakat luar andung yang datang ke bandung menjadikan kenaikan jumlah penduduk di kota bandung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s