tugas Rekayasa Transportasi

1. Apakah yang dimaksud dengan Moda Transportasi?

2. Apakah yang dimaksud dengan Intermoda?

3. Cari peraturan yang mengatur masalah intermoda di Indonesia

4 pemikiran pada “tugas Rekayasa Transportasi

  1. Nama : Andi orlando Limbong
    Nim : 13013015

    1.Moda transportasi merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan alat angkut yang digunakan untuk berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain. Moda yang biasanya digunakan dalam transportasi dapat dikelompokkan atas moda yang berjalan di darat, berlayar di perairan laut dan pedalaman, serta moda yang terbang di udara. Moda yang di darat juga masih bisa dikelompokkan atas moda jalan, moda kereta api dan moda pipa.

    2.intermoda adalah Pengangkutan barang/penumpang dari tempat asal ke tempat tujuan dengan menggunakan lebih dari satu moda transportasi tanpa terputus, yaitu : biaya, administrasi, dokumentasi, dan pihak yang bertanggung jawab sebagia pengangkut.

    Macam-macam penggabungan intermoda :

    Piggyback : gabungan antara K.A dengan angkutan laut
    Tranships : gabungan antara K.A dengan kapal
    Airtruck/skyrail : gabungna antara K.A dengan pesawat
    Fishyback : gabungan antara mobil/truk dengan angkutan laut
    Airbarge : gabungan antara angkutan laut dengan pesawat

    3.Ada tiga aspek yang perlu diperhatikan dalam hal intermoda transportasi, yaitu :
    – Aspek teknis
    Secara teknis harus ada hubungan tiap moda dengan fasilitas yang digunakan untuk menangani jenis barang atau kemasan yang dibawa.
    – Aspek dokumentasi/file
    Hanya ada satu macam dokumen pengangkutan yaitu yang dikeluarkan oleh yang bertindak sebagai pengangkut
    – Aspek tanggung jawab (liability)

    Dalam pelaksanaan intermoda transportasion hanya satu pihak yang bertanggung jawab terhadap terselenggaranya transportasi.
    Dari segi nasional ada beberapa faktor yang harus diciptakan agar intermoda transportation ini berhasil mencapai tujuannya :

    * Prasarana dan sarana transportasi dan komunikasi yang baik, dari/ke hinterland.
    * Peraturan perundang undangan yang mendukung yang menyangkut dokumen pengangkutan, prosedur bea cukai, pertanggungan jawab pengangkutan (liability) termasuk terminal operator liability.
    * Keserasian hubungan antarmoda baik secara teknis maupun sistem operasi.
    * Tersedianya informasi yang akurat tentang kegiatan transportasi.

  2. Nama : Rizal Fahmi
    Nim : 13013015

    1.Moda Transportasi terdiri dari dua kata yaitu moda dan transportasi. Moda adalah bentuk atau jenis. Sedang transpotasi secara umum adalah suatu kegiatan memindahkan sesuatu (orang dan/barang ) dari satu tempat ke tempat lain baik dengan atau tanpa sarana. Jadi, pengertian dari Moda Transportasi adalah jenis atau bentuk (angkutan) yang digunakan untuk memindahkan orang dan/ barang dari satu tempat (asal) ketempat lain (tujuan).Moda yang biasanya digunakan dalam transportasi dapat dikelompokkan atas moda yang berjalan di darat, berlayar di perairan laut dan pedalaman, serta moda yang terbang di udara. Moda yang di darat juga masih bisa dikelompokkan atas moda jalan, moda kereta api dan moda pipa.

    2.Intermoda Transportasi adalah Pengangkutan barang atau penumpang dari tempat asal sampai ketempat tujuan dengan menggunakan lebih dari satu moda transport tanpa terputus dalam arti biaya, pengurusan adminisratif, dokumentasi dan adanya satu pihak yang bertanggung jawab sebagai pengangkut.

    Macam-macam penggabungan intermoda :

    Piggyback : gabungan antara K.A dengan angkutan laut
    Tranships : gabungan antara K.A dengan kapal
    Airtruck/skyrail : gabungna antara K.A dengan pesawat
    Fishyback : gabungan antara mobil/truk dengan angkutan laut
    Airbarge : gabungan antara angkutan laut dengan pesawat

    3.Ada tiga aspek yang perlu diperhatikan dalam hal intermoda transportasi, yaitu :
    – Aspek teknis
    Secara teknis harus ada hubungan tiap moda dengan fasilitas yang digunakan untuk menangani jenis barang atau kemasan yang dibawa.
    – Aspek dokumentasi/file
    Hanya ada satu macam dokumen pengangkutan yaitu yang dikeluarkan oleh yang bertindak sebagai pengangkut
    – Aspek tanggung jawab (liability)

    Dalam pelaksanaan intermoda transportasion hanya satu pihak yang bertanggung jawab terhadap terselenggaranya transportasi.
    Dari segi nasional ada beberapa faktor yang harus diciptakan agar intermoda transportation ini berhasil mencapai tujuannya :

    * Prasarana dan sarana transportasi dan komunikasi yang baik, dari/ke hinterland.
    * Peraturan perundang undangan yang mendukung yang menyangkut dokumen pengangkutan, prosedur bea cukai, pertanggungan jawab pengangkutan (liability) termasuk terminal operator liability.
    * Keserasian hubungan antarmoda baik secara teknis maupun sistem operasi.
    * Tersedian

  3. Nama : ENDANG PERMANA
    NIM : 13013002

    1.Moda transportasi.

    Adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan alat angkut yang digunakan untuk berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain. Moda yang biasanya digunakan dalam transportasi dapat dikelompokkan atas moda yang berjalan di darat, berlayar di perairan laut dan pedalaman, serta moda yang terbang di udara. Moda yang di darat juga masih bisa dikelompokkan atas moda jalan, moda kereta api dan moda pipa.

    2.intermoda.

    adalah Pengangkutan barang/penumpang dari tempat asal ke tempat tujuan dengan menggunakan lebih dari satu moda transportasi tanpa terputus, yaitu : biaya, administrasi, dokumentasi, dan pihak yang bertanggung jawab sebagia pengangkut.

    MACAM-MACAM PENGGABUNGAN INTERMODA :

    -Piggyback : gabungan antara K.A dengan angkutan laut
    -Tranships : gabungan antara K.A dengan kapal
    -Airtruck/skyrail : gabungna antara K.A dengan pesawat
    -Fishyback : gabungan antara mobil/truk dengan angkutan laut
    -Airbarge : gabungan antara angkutan laut dengan pesawat

    3.Ada tiga aspek yang perlu diperhatikan dalam hal intermoda transportasi, yaitu :

    1).– Aspek teknis
    Secara teknis harus ada hubungan tiap moda dengan fasilitas yang digunakan untuk menangani jenis barang atau kemasan yang dibawa.

    2).– Aspek dokumentasi/file
    Hanya ada satu macam dokumen pengangkutan yaitu yang dikeluarkan oleh yang bertindak sebagai pengangkut

    3).– Aspek tanggung jawab (liability)

    Dalam pelaksanaan intermoda transportasion hanya satu pihak yang bertanggung jawab terhadap terselenggaranya transportasi.
    Dari segi nasional ada beberapa faktor yang harus diciptakan agar intermoda transportation ini berhasil mencapai tujuannya :

    * Prasarana dan sarana transportasi dan komunikasi yang baik, dari/ke hinterland.
    * Peraturan perundang undangan yang mendukung yang menyangkut dokumen pengangkutan, prosedur bea cukai, pertanggungan jawab pengangkutan (liability) termasuk terminal operator liability.
    * Keserasian hubungan antarmoda baik secara teknis maupun sistem operasi.
    * Tersedianya informasi yang akurat tentang kegiatan transportasi.

  4. Nama : Rangga Wirachma
    NIM1 : 13013011

    1. Moda Transportasi terdiri dari dua kata, yaitu :

    • Moda dan
    • Transportasi.

    Moda adalah bentuk atau jenis.
    Transpotasi secara umum adalah suatu kegiatan memindahkan sesuatu (orang dan/barang ) dari satu tempat ke tempat lain baik dengan atau tanpa sarana.

    Jadi, pengertian dari Moda Transportasi adalah jenis atau bentuk (angkutan) yang digunakan untuk memindahkan orang dan/ barang dari satu tempat (asal) ketempat lain (tujuan). Moda yang biasanya digunakan dalam transportasi dapat dikelompokkan atas moda yang berjalan di darat, berlayar di perairan laut dan pedalaman, serta moda yang terbang di udara. Moda yang di darat juga masih bisa dikelompokkan atas moda jalan, moda kereta api dan moda pipa.

    2. Intermoda Transportasi adalah Pengangkutan barang atau penumpang dari tempat asal sampai ketempat tujuan dengan menggunakan lebih dari satu moda transport tanpa terputus dalam arti biaya, pengurusan adminisratif, dokumentasi dan adanya satu pihak yang bertanggung jawab sebagai pengangkut.

    Macam-macam penggabungan intermoda :

    Piggyback : Gabungan antara K.A dengan angkutan laut
    Tranships : Gabungan antara K.A dengan kapal
    Airtruck/skyrail : Gabungan antara K.A dengan pesawat
    Fishyback : Gabungan antara mobil/truk dengan angkutan laut
    Airbarge : Gabungan antara angkutan laut dengan pesawat

    3. Ada tiga aspek yang perlu diperhatikan dalam hal intermoda transportasi, yaitu :

    a. Aspek teknis
    Secara teknis harus ada hubungan tiap moda dengan fasilitas yang digunakan untuk menangani jenis barang atau kemasan yang dibawa.

    b. Aspek dokumentasi/file
    Hanya ada satu macam dokumen pengangkutan yaitu yang dikeluarkan oleh yang bertindak sebagai pengangkut

    c. Aspek tanggung jawab (liability)
    Dalam pelaksanaan intermoda transportasion hanya satu pihak yang bertanggung jawab terhadap terselenggaranya transportasi.

    Dari segi nasional ada beberapa faktor yang harus diciptakan agar intermoda transportation ini berhasil mencapai tujuannya :

    • Prasarana dan sarana transportasi dan komunikasi yang baik, dari/ke hinterland.
    • Peraturan perundang undangan yang mendukung yang menyangkut dokumen pengangkutan, prosedur bea cukai, pertanggungan jawab pengangkutan (liability) termasuk terminal operator liability.
    • Keserasian hubungan antarmoda baik secara teknis maupun sistem operasi.
    • Tersedianya informasi yang akurat tentang kegiatan transportasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s