Tugas Aspek Hukum

1. Akibat penyelesaian proyek yang tidak sesuai jadwal (delay) maka muncullah “Klaim”, carilah contoh kasus pada pekerjaan konstruksi.

2. jelaskan jenis-jenis Klaim Kontruksi

Satu pemikiran pada “Tugas Aspek Hukum

  1. 1. Contoh kasus pada pekerjaan konstruksi

    Sebuah proyek pembangunan Ruko di daerah BSD (Bumi Serpong Damai) dengan kontrak lump sum di berikan kepada Penyedia Jasa A. Proyek ini harus selesai pada bulan Desember 2006.

    Pada saat pekerjaan galian untuk pondasi dilakukan ternyata terjadi bencana banjir yang mengakibatkan tanah yang sudah di gali kembali menutup lubang – lubang galian. Sehingga Penyedia Jasa harus mengulang pekerjaan tersebut dari awal setelah banjir itu surut. Berdasarkan hal tersebut maka Penyedia Jasa tersebut mengajukan klaim perpanjangan waktu dan tambahan biaya sebagai berikut :

    1. Klaim Perpanjangan Waktu
    a. Tambahan waktu untuk mengulang pekerjaan galian.
    b. Tambahan waktu untuk pekerjaan lain akibat tertundanya pekerjaan galian tersebut.
    2. Klaim Tambahan Biaya
    a.Tambahan biaya karena waktu pelaksanaan berubah
    b. Sewa tambahan alat – alat berat untuk mempercepat pekerjaan
    c. Biaya tambahan untuk operator alat berat

    Oleh karena klaim – klaim tersebut didukung data yang akurat, hampir seluruhnya diterima dan dibayarkan oleh Pengguna Jasa. Ditambah dengan klaim – klaim lain, seluruh klaim yang berdasarkan data yang akurat seluruhnya diterima. Dan akhirnya proyek tersebut selesai tepat waktu yaitu pada bulan Juni 2007 sesuai dengan kesepakatan yang dibuat.

    2. Jenis-jenis klaim

    a. Klaim tambahan biaya dan waktu; Diantara beberapa jenis klaim, akan ditinjau 2 (dua) jenis klaim yang sering terjadi yaitu klaim yang timbul akibat keterlambatan penyelesaian pekerjaan. Klaim jenis ini biasanya mengenai permintaan tambahan waktu dan tambahan biaya.

    b. Klaim biaya tak langsung (Overhead); Selain itu terdapat pula jenis klaim lain sebagai akibat kelambatan tadi, klaim atas biaya tak langsung (overhead). Penyedia jasa yang terlambat menyelesaikan suatu pekerjaan karena sebab-sebab dari pengguna jasa, meminta tambahan biaya overhead dengan alasan biaya ini bertambah karena pekerjaan belum selesai.

    c. Klaim tambahan waktu (tanpa tambahan biaya); Walaupun klaim kelembatan kelihatannya sederhana saja, namun dalam kenyataannya tidak demikian. Misalnya penyedia jasa hanya diberikan tambahan waktu pelaksanaan tanpa tambahan biaya karena alasan-alsan tertentu.

    d. Klaim kompensasi lain; Dilain kejadian penyedia jasa selain mendapatkan tambahan waktu mendapatkan pula kompensasi lain.

    Ada kalanya penyedia jasa tidak mendapatkan seluruh klaim kelambatan yang diminta karena tidak seluruh kelambatan tersebut kesalahan pengguna jasa. Penyedia jasa juga mempunyai andil dalam kelambatan tersebut yang terjadi secara tumpang tindih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s